BERKISAH MELALUI VIDEO SEBAGAI PENGENALAN SASTRA ANAK PADA ANAK USIA DINI
Abstract
Pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir membuat pola belajar yang sebelumnya terjadi secara tatap muka berubah menjadi pembelajaran daring. Salah satu media yang bisa digunakan agar STPPA (Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak) bidang bahasa tercapai adalah melalui pengenalan sastra anak dengan menggunakan video. Melalui media ini diharapkan anak (1) mengenal dan akrab dengan sastra anak (2) memahami cerita yang dibacakan (3) senang dan menghargai bacaan (4) menyebutkan kata-kata yang dikenal (5) mengungkapkan perasaan dengan kata sifat (6) memperkaya perbendaharaan kata (7) menceritakan kembali cerita/dongeng yang pernah didengar (8) memiliki lebih banyak kata-kata untuk mengekspresikan ide pada orang lain (9) melanjutkan sebagian cerita/dongeng yang sudah diperdengarkan (10) Menunjukkan pemahaman konsep-konsep dalam buku cerita (11) mengenal simbol huruf, bunyi suku kata awal dan kata. Pengenalan sastra anak dilakukan dengan membacakan buku cerita salah satunya buku karya penulis yang berjudul “Yuk, hormati orang tua.” Memahami cerita yang dibacakan dilakukan melalui tanya jawab di WA grup dengan menggunakan voice note tentang cerita dalam video yang dilihat. Buku-buku dengan kemasan menarik ditampilkan di video, orang tua didorong untuk membacakan buku pada anak-anak dan mengembalikan ke tempatnya ketika sudah selesai. Anak dengan capaian perkembangan bahasa sangat baik diajak untuk mengulas buku dan memvideokannya. Melalui cara seperti ini, anak diajak menghargai buku. Dialog menggunakan voice note dengan anak-anak tentang video yang dilihat menunjukkan perbendaharaan kata yang dimiliki, kemampuan menggunakan kata sifat, mendorong anak menceritakan kembali video yang dilihat, mengkespresikan ide melalui kata, memahami konsep cerita dan mengenal simbol huruf atau bunyi suku kata awal. Dari umpan balik tersebut dapat disimpulkan bahwa berkisah melalui video dapat digunakan untuk mengenalkan dan mengakrabkan sastra anak pada anak usia dini dan bisa digunakan untuk mencapai STPPA anak yang ditetapkan dalam kurikulum 2013.
References
Akrom, M. (2020). Aamir bin Fuhairah Pelayan Rasulullah dan Abu Bakar Ketika Hijrah.
https://bewaramulia.com/aamir-bin-fuhairah-pelayan-rasulullah-dan-abu-bakr-ketika-hijrah/
Amalia, A., & Sa’adah, N. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar di Indonesia. Jurnal Psikologi, 13(2), Desember 2020.
https://doi.org/10.35760/psi.2020.v13i2.3572
Amirah, S., & Kamtini. (2017). Pengaruh Kegiatan Bercerita Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Dengan Menggunakan Media Gambar di R.A Nuraisyah Medan Tahun Ajaran 2016/2017. Bunga Rampai Usia Emas, 3(1), Juni 2017.
Isnaeni, M. (2010). Bawang Putih dan Bawang Merah. Jakarta: Elexmedia Komputindo.
Krissandi, A. D. S., dkk. (2018). Sastra Anak: Media Pembelajaran Sastra Anak. Yogyakarta: Bakul Buku Indonesia.
Muakhir, A. (2020). Dijaga Allah Swt. Bandung: Sygma Media Inovasi.
Muttaqwiati, M. (2018). Yuk, Hormati Orang Tua Kita. Solo: Era Pustaka Utama.
Muttaqwiati, M. (2021). Belajar Bersama Kaka dan Lala.
Muttaqwiati, M. (2021). Belajar Baca.
Muttaqwiati, M. (2021). Belajar Baca Bersama Jaja dan Gaga.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Rahayu, M. (2009). Literature in language teaching. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 4(1).
Rahayu, M. (2021, April). Islamic University Students’ Voices on Online Learning during Covid-19 Pandemic. In International Conference on Engineering, Technology and Social Science (ICONETOS 2020) (pp. 874-877). Atlantis Press.
Rahayu, M. (2022). The New Image of Indian Girl in Sherman Alexie’s The Search Engine. Journal of Language and Literature, 22(2), 422-434.
Rahmawati, D. (2020). Binatang Unggas.
Rosyidi, R. T. (2013). Kelinci dan Serigala. Tidak diterbitkan.
Rumidjan. (2013). Dasar Keilmuwan dan Pembelajaran Sastra Anak SD. Malang: FIP UM.
Sabir. (2019). Ini Bukan Uangku. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sarahaswati, L. H., & Kusumahwati, S. (2017). Modul D Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bidang Taman Kanak-kanak Pedagogik: Penyelenggaraan Kegiatan Pengembangan yang Mendidik, Profesional: Strategi Pengembangan Pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Surat Edaran Mendikbud No. 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).
Ulwan, A. N. (1981). Pedoman Pendidikan Anak Dalam Islam. Semarang: CV Asy Syifa’.
Wardhana, E., & Tim Syamil Books. (2013). Muhammad Teladanku Buku 1 Masa Kecil. Bandung: Sygma Media Inovasi.
Winarni, R. (2014). Kajian Sastra Anak. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Zuhdi, A. (2019). Handout Neuroparenting Practitioner dalam Pelatihan Neuroparenting. RM. Sekarsari Karangjati, Ngawi.
Copyright (c) 2023 Jurnal Pembelajaran Sastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Pembelajaran Sastra (Journal of Literary Education) as publisher of the journal, and the author also holds the copyright without restriction.
Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , are allowed with a written permission from Jurnal Pembelajaran Sastra (Journal of Literary Education).
Jurnal Pembelajaran Sastra (Journal of Literary Education), the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Jurnal Pembelajaran Sastra (Journal of Literary Education) are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.



